1.1 Pendahuluan
Komunikasi interaktif merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dimana antara kedua belah pihak bisa saling berhubungan dengan langsung baik melalui media ataupun tidak melalui media dan saling terjadi feed back atau timbal balik di dalamnya.
Misalnya komunikasi intektif yang menggunakan media 3G. Saat ini sudah banyak orang yang mengenal bahkan tidak asing lagi dengan kata 3G. 3G berasal dari bahasa Inggris : third-generation technology merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000, untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular.
3G (dibaca: triji) adalah singkatan dari 3rd Generation atau generasi ketiga artinya teknologi telepon selular generasi ketiga. 3G merupakan nama yang umum digunakan untuk menyebutkan teknologi lanjutan dari sistem komunikasi mobile, dimana kita bisa mendapatkan layanan data berkecepatan tinggi untuk aplikasi multimedia seperti download musik, nonton TV lewat handphone, internet berkecepatan tinggi, video call, streaming video klip, dan sebagainya.
Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi pada telepon nirkabel. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video. Dengan menggunakan media 3G pada telepon seluler kita khalayak dapat berkomunikasi secara langsung memalui perantara HP. Khalayak dapat saling bertatap muka dengan syarat media yang digunakan sama-sama nemiliki aplikasi 3G.
1.2 Sejarah 3G
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya.
1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.
2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital, GSM dan CDMA, dimana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.
3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.
1.3 Teknologi 3G
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan
Keberhasilan layanan 3 G di Eropa dan Jepang ini disebabkan oleh faktor:
1. Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
2. Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.
3. Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.
1.4 Pengembang resmi 3G di Indonesia
Sedangkan di Indonesia sendiri, saat ini 3G juga sangat digemari. Karena media 3G dapat mempermudah khalayak untuk berkomunikasi meskipun pada satu tempat yang berbeda. Khalayak membutuhkan komunikasi interaktif yang secara cepat dapat dimengerti oleh khalayak lain atau para komunikan.
Semenjak masuk ke
Telkomsel
Excelcomindo Pratama
Indosat
Ketiga perusahaan seluler tersebut telah berhasil membangkitkan semangat masyarakat Indonesia untuk menggunakan media 3G. Melaui ponsel yang mempunyai kemampuan untuk media 3G didukung juga dengan simcard yang dimiliki masing-masing. Agar ponsel mendukung layanan 3G, ponsel tersebut harus bisa menerima sinyal 3G dan mempunyai fitur-fitur khusus (kamera, RealPlayer, dll). Untuk aplikasi seperti video call, video streaming, mobile TV. Konfirmasikan ke dealer handphone diperlukan untuk mendukung apakah handphone sudah mendukung 3G dan untuk melihat daftar handphone yang sudah mendukung 3G. Sekilas handphone 3G itu dilihat dari fiturnya, biasanya memiliki layar yang cukup lebar dengan resolusi yang cukup tinggi, memiliki dua buah kamera (di depan dan belakang) namun ada juga yang cuma punya satu kamera.
1.5 Kemajuan 3G
Setelah munculnya 3D, dunia teknologi tidak berhenti begitu saja. Saat ini telah berkembang 3,5 G yang dikenal juga dengan sebutan super 3G, merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video (video sharing) lebih cepat. Teknologi ini merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.
1.6 Aplikasi
Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.
Kesimpulan
Dengan munculnya 3G dan 3,5G hal tersebut membuktikan perkembangan teknologi semakin berkembang pesat. Sebelumnya orang hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa namun sekarang melalui media yang canggih membuktikan semakin mudahnya untuk berkomunikasi. Berkomunikasi tidak harus saling tatap muka secara langsung, namun dari jarak jauh kita pun dapat bertatap muka satu sama lain dengan mengguanakan media 3G ataupun 3,5 3G.
Melalui media tersebut, tidak usah bersusah payah menghampiri seseorang untuk melakukan komunikasi atau percakapan karena dengan ponsel yang ada fasilitas pendukung 3G, kita dapat bertatap muka langsung. Selain itu juga terdapat suara yang bisa mempermudah khalayak saat berkomunikasi.
Setelah lahirnya 3G muncullah 3,5G. Media tersebut hampir sama dengan yang dimiliki 3G namun bedanya lebih canggih dan lebih cepat mengakses data. Tidak hanya untuk video call/ komunikasi gambar tatap muka, namun 3G dan 3,5G juga dapat untuk download video, uo-load dll.
Beberapa keunggukan 3,5G dibandingkan dengan 3G. 3,5G berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), kehadiran HSDPA dari jalur teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya yaitu GPRS hingga 3G. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya mampu sampai di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya.
Daftar Pustaka
www.wikipedia.com Mirabito, M.A.M., & Morgenstern, B.L (2004). New Communication Technology : Application, Policy, and Impact, fifth edition
www.google.com
www.wikipedia.com Kadir, Abdul & Terra Ch, Triwahyuni. 2003. Pengenalan Teknologi Informasi.
Turban E, Rainer Jr EK, Potter RE. 2006. Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3.
Qoriatul fatmala Sari / 09220369
Tidak ada komentar:
Posting Komentar